Header

Suka duka jadi internal auditor

Suka
a) Tergantung perusahaan dan bagian, auditor suka bepergian menengok cabang2. Jadi pekerjaan ini sangat cocok bagi yang suka jalan2.
b) Memiliki kehidupan yang lebih teratur dibanding external auditor. Agak lebih santai saja, dan punya banyak waktu untuk melakukan aktivitas selain kerja.
c) Punya knowledge yang sangat detil untuk spesifik di industri perusahaan tersebut. Biasanya cakupan audit internal lebih mendalam dari audit external.
d) Kalau dulu dari external audit, biasanya ada peningkatan gaji setelah menjadi internal audit. Tentunya lebih tinggi.

Duka
a) Kalau hasil audit memberikan rating yang buruk ke auditee, jadi dimusuhin banyak orang deh. Bahkan yang tadinya temen, jadi nggak temen. Apalagi orang2nya disekitar kita terus, kalau external audit khan cuma ketemu 1 tahun sekali.
b) Peningkatan karir dan gaji tidak sebagus di external audit. Meskipun ini tergantung perusahaan sih.

This entry was posted in Dunia Kerja

10 Responses

  • Pingback: Perbedaan internal auditor vs external auditor « Wisnu Murti Suryaningrat’s Space

  • Makanya jangan jadi internal auditor donk kalo begitu mah..

    Reply
  • kalo jadi internal auditor itu enak, tergantung perusahaannya..
    kalo perusahaan itu menghargai loe, itu bakal enak walaupun tugasnya banyak banget..
    so lebih enak jadi internal daripada eksternal auditor..

    Reply
  • internal auditor untuk iso atau accounting

    Reply
  • Dulu saya perlu 2 tahun untuk adaptasi sebagai internal auditor, auditee adalah teman-teman kita sendiri yang ketemu tiap hari, bahkan kita makan siang bareng mereka, jika kita terlalu menekan auditee kita akan dimusuhi, dan suasana kerja menjadi sangat tidak menyenangkan, memang beda banget dengan external auditor, yang hanya ketemu auditee cuma 1 – 2 minggu dan mungkin akan ketemu lagi tahun depannya, selama dua tahun tersebut saya terlalu kaku dalam mengaudit, sehingga saya banyak dimusuhi, sehingga saya memutuskan keluar dan berkarir di perusahaan lain, disana selama satu tahun saya wait and see dulu mengamati semua sifat masing-masing user, kita dituntut untuk tidak kaku, tapi fleksibel dalam bersikap (bukan fleksibel dalam SOP lho ) dan yang paling penting paradigma kita bukan sebagai watchdog, tapi sebagai internal consultant yaitu audit kita bertujuan membantu user agar patuh pada prosedur dan membantu mereka menemukan cara baru/proses baru yang lebih baik/lebih efisien. Ya dengan menerapkan prinsip tersebut saya lumayan kerasan diperusaahann yang sekarang, sudah 6 tahun saya jalani dan sejauh ini baik-baik saja. Untuk karir sebenarnya ada keuntungan buat kita internal auditor karena berhubungan langsung dengan top management/decision maker, jika kita bisa meyakinkan mereka pasti karir kita juga akan bagus. Tantangannya jabatan tertinggi internal auditor adalah Head internal Auditor, biasakah menyeberang ke fungtinal Head seperti Finance manager/GM Comercial, itu yang masih menjadi tantangan saya…..

    Reply
  • Emil keren…

    Reply
  • para senior diatas, saya mau tanya nih..
    saya fresh graduated di komputerisasi akuntansi, tapi saya tertarik dalam bidang auditor..
    nah pendidikan saya sbg auditor itu cuma teorinya saja alias belum dipraktekan..
    apa kah saya bisa menjadi auditor?

    terima kasih

    Reply
  • saya fresh graduate sangat tertarik dengan karir internal auditor, langkah apa saja yang harus saya tempuh sejak nol? sebaiknya saya memulai karir dimana?

    Reply
  • 3 tahun sudah aku kembali bekerja di perusahaan ini setelah off slama 10, dl aku kerja sbg accounting dan skrg slama 3 thn aku bekerja sbg auditor internal merangkap asbos, tp y gitu ada aja temen yg g suka, kl asumsi aku sih bukan krn kerjaan, tp karena aku sbg orang baru yg lsg menempati posisi AI/Asbos, krn ada yg lsg terang2an ngomong sm aku kl dia takut posisinya tergeser sm aku,slama ini akupun kl ada temuan yg krg pas tdk lantas ngasih tahu bos tp slalu dikomunikasikan dgn subjek, aku akui dr dl hubunganku sm bosku yg perempuan sangat dekat dan baik, maaf lulusanku cm sma tp memang banyak yg lulusan D3/s tp tdk ada yg menempati posisi auditor, yg bantuin akupun hanya lulusan sma, kl saja msh ada perusahaan yg membutuhkan auditor internal dgn background seperti apaadanya aku, aku mau apalagi kl msh daerah bekasi

    Reply
  • duka klo dah exit meeting, apa yang kita tulis mesti kita presentasikan di depan top management. dag dig dug takut salah ngomong

    Reply


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>